
Masalah Prostat Di Segala Usia
Berapakah usia Anda saat ini? 30-an? 40-an? 50-an? Atau di atas 60? Berapapun itu, tidak ada alasan untuk tidak peduli dengan kesehatan prostat Anda!
Sebagai warga Bogor yang sehari-hari berkantor di Jakarta, lamanya perjalanan dengan Commuter Line merupakan bagian keseharian yang mesti Rudy nikmati. Berebut kursi, berebut oksigen akibat terlalu sesak,semua itu merupakan bagian hidup yang semakin diakrabi oleh bankir berusia 36 tahun tersebut.
Namun semenjak mengalami masalah dengan kemih yang terlalu sering, Rudy nampak tidak lagi bisa menikmati ritual pagi dan sorenya tersebut. Membayangkan dirinya berada di dalam gerbong tanpa toilet saja sudah membuat perutnya mulas campur keringat dingin. Apalagi dengan keharusan menjalani waktu selama lebih dari satu jam tanpa sekalipun mendapat kesempatan untuk berkemih, sungguh membuatnya seperti berada di lubang penyiksaan. Mengapa bisa demikian?
Rudy baru memahami masalah yang ia alami setelah memeriksakan dirinya ke dokter. Ternyata, ia mengalami infeksi pada prostat atau biasa juga disebut bacterial prostatitis. Menurut dokter yang memeriksa, penyakit ini memang bisa menyerang pria semua umur. Infeksi ini biasanya disebabkan oleh menyebarnya infeksi dalam kandung kemih atau uretra.
Selain masalah dalam perkemihan gejala lainnya bisa meliputi nyeri perut atau punggung bagian bawah, rasa tidak nyaman pada testis dan demam. Meski penyakit ini relatif mudah diobat, dalam beberapa kasus, infeksi bisa menjadi kronis, dan seseorang dapat mengalami serangan prostatitis berulang-ulang sepanjang hidupnya.
Dan pada pria usia lanjut bisa berkembang sehingga terjadi pembesaran prostat. Inilah yang mesti diwaspadai.
Prostatitis & Prostat
Prostatitis merupakan masalah prostat selain pembesaran prostat jinak atau BPH dan kanker prostat. Ketiganya memiliki gejala yang hampir mirip, antara lain sering kencing di malam hari, pancaran kencing melemah, kencing sering kali harus mengejan dan terputus-putus, akhir kencing tidak tuntas, kencing menetes, dan lain-lainnya.
Meski mirip, gejala pembesaran prostat dan kanker prostat tidak menimbulkan rasa sakit, berbeda dengan prostatitis yang lebih sering menimbulkan rasa sakit dan terasa cenut-cenut di daerah kelamin pria. Prostatitis terasa sakit dan intensitasnya tergantung akut atau kronisnya penyakit. Kalau akut, sakitnya luar biasa, Kalau kronik terus terasa seperti pegal di derah kelamin.
Prostatitis biasanya menyerang pria yang agak muda, mulai usia 20 – 40 tahun. Sementara pria usia 40 tahun ke atas cenderung mengalami BPH dan pria berusia 60 – 70 tahun cenderung terkena kanker prostat.
Ini merupakan bukti bahwa Anda para pria, berapapun usianya, tidak ada alasan untuk tidak memerhatikan kesehatan prostat Anda. Jika Anda mengalami gejala-gejala problem prostat, tidak perlu tunda-tunda lagi untuk segera memeriksanya ke dokter.
Solusi Atasi Gangguan Prostat
PROSTATE HEALTH, merupakan divisi On Clinic Indonesia yang dapat membantu mengatasi gangguan prostat BPH (Benign Prostate Hyperplasia) dengan pengobatan yang memberikan tingkat keberhasilan yang tinggi dan relatif aman karena sediaannya yang alami. Dengan panduan dari dokter berpengalaman, pengobatan ini sangat efektif sehingga pasien bisa hidup normal terbebas dari keluhan yang membebani.
Baca juga: