FAKTA SEX SEPUTAR PRIA

Inilah fakta-fakta tentang pria yang bisa Anda pelajari untuk lebih mengenal pasangan Anda.

Banyak wanita yang mengaku sudah mengenal benar pasangannya karena sudah menguasai hatinya. Padahal, banyak hal-hal kasat mata tentang pria yang ternyata belum Anda ketahui. Nah, pelajari fakta-fakta berikut ini:

Fakta 1

Pria juga ingin dimanja

Selain bersikap ingin melindungi pasangan, ada sisi di dalam hati kaum Adam bahwa dirinya juga ingin dimanja oleh pasangan mereka. Itulah hasil studi yang dilakukan The Kinsey Institute di Indiana University. Mereka butuh dipeluk dan disayang, serta menganggap bahwa kelembutan lebih penting saat berhubungan intim.

Fakta-fakta lain juga terungkap dari studi tersebut. Misalnya, pria lebih bahagia jika berciuman dan berpelukan lebih banyak dilakukan. Juga, pria merasa lebih bahagia saat pasangannya mampu mengalami orgasme. Ini karena keinginan ego mereka untuk menjadi pria ‘perkasa’ yang mampu ‘menaklukkan’ pasangan terpenuhi.

Fakta 2

Pria suka tidur setelah bercinta

Mungkin Anda sudah sering memperhatikan hal ini tapi enggan menanyakan kepada pasangan. Nah, para ahli di Perancis melakukan penelitian tentang hal itu dan menemukan bahwa setelah bercinta, terjadi perubahan pada struktur otak secara otomatis. Itulah yang menyebabkan mereka gampang tertidur setelah berhubungan intim.

Para ahli itu menemukan, korteks serbral (bagian otak yang bertanggung jawab memproses pikiran, emosi, persepsi, serta memengaruhi tindakan dan aktivitas motorik sehari-hari) mati selama orgasme. Ditemukan juga, setelah berhubungan sex hormon oksitosin dan serotonin akan menonaktifkan hasrat seksual dan juga membuat orang mengantuk.

Fakta 3

Masalah seksual ancam pria muda

Sebuah penelitian di Swiss mengungkap, sepertiga laki-laki muda berusia 18-25 tahun menderita setidaknya satu gangguan fungsi seksual. Fakta lain, hasil survei yang dilakukan National Institutes of Health menunjukkan, disfungsi seksual dialami oleh 30 juta pria di Amerika Serikat. Para peneliti memperkirakan, sekitar 1 dari 5 pria AS yang berusia antara 18-59 tahun memiliki masalah ejakulasi dini.

Penelitian lain dilakukan terhadap 2.507 orang muda yang aktif secara seksual, dan diketahui 283 laki-laki menderita ejakulasi dini, dan hampir 750 laki-laki memiliki disfungsi ereksi. Kebanyakan mereka mengatakan bahwa mereka mempunyai kebiasaan merokok, ganja, minum alcohol, atau menggunakan narkoba.

“Meskipun ringan, disfungsi seksual cukup sering terjadi pada pria muda. Karenanya masalah ini sebaiknya menjadi bagian dari setiap pemeriksaan medis,” kata peneliti Dr Joan-Carles Suris dari Institute of Social and Preventive Medicine di Bern, Swiss.


Fakta 4

Menikah, testosteron meningkat

Secara alamiah hormon testosteron akan menurun seiring bertambahnya usia. Meski begitu menurunnya testosteron bisa juga dipicu oleh gaya hidup seperti kebiasaan merokok, obesitas, dan depresi.

Kabar baiknya, hormon kejantanan ini ternyata meningkat pada pria yang sudah menikah. Hal ini terungkap dari penelitian para ahli di University of Adelaide. Para ahli percaya, aktivitas seksual yang teratur setelah menikahlah yang menyebabkan peningkatan tersebut.

Pada pria, hormon testosteron diproduksi di testis. Hormon ini berperan dalam mengontrol perkembangan karakteristik seksual pria seperti suara berat, berotot, berbulu, dan sebagainya. Yang lebih penting lagi, hormon ini memengaruhi kesehatan, fungsi seksual dan kesuburan serta membantu mempertahankan komposisi tubuh yang sehat, mengembangkan massa otot, mencukupi jumlah sel darah merah, dan melindungi kepadatan tulang.

Fakta 5

Pria takut ini saat bercinta

  • Penisnya dianggap ‘kurang oke’. Misalnya, ukurannya kurang besar, bentuknya kurang normal (bengkok), atau penisnya tidak disunat seperti pria kebanyakan. Semua itu membuat dirinya kurang percaya diri.
  • Tidak memahami anatomi vagina pasangan. Ini terutama bagi pria yang masih perjaka dan baru pertama kali melakukan hubungan seksual. Karena kurang paham itu bisa membuat dia khawatir tidak mampu memuaskan Anda.
  • Anda lebih berpengalaman. Pria tidak mau dianggap kurang berpengalaman dari pasangannya. Sebab ia takut akan dianggap payah oleh pasangannya.
  • Tak mampu mempertahankan ereksinya. Pria umumnya tidak ingin terlihat seperti orang yang tidak mampu mengontrol dirinya. Dia ingin dianggap dirinya sempurna di mata pasangannya dan tidak ingin merusak suasana.
  • Tubuhnya tak enak dilihat. Pria juga merasa tidak nyaman akan bentuk fisiknya. Dia tak ingin perutnya terlihat buncit, pahanya besar, atau bokongnya tidak berisi.

Fakta 6

Libido pria bisa turun karena ini

  • Tak punya privasi. Penelitian menunjukkan 92 persen pria mengalami gangguan ereksi karena pasangannya terlalu ingin ‘ikut gaul’ bersama teman-temannya. Pria tak suka juga kehidupan privasinya terganggu meski oleh pasangan hidupnya sendiri. Jadi, sedikit tahu diri tidak masalah, kan? Toh Anda juga punya privasi juga.
  • Stres oksidatif. Ini akibat radikal bebas yang merusak produksi nitric oxide, zat yang berfungsi membantu melebarkan pembuluh darah sehingga sirkulasi darah penis menjadi lancar. Untuk mengatasinya, perbanyak antioksidan, DHA, dan zinc.
  • Berkurangnya testosteron karena antidepresan. Beberapa jenis obat antidepresan bisa menurunkan kadar testosteron sehingga menyebabkan pria sulit terangsang.
  • Penyakit yang berkaitan dengan sirkulasi darah. Diabetes, penyakit jantung, atau obesitas, misalnya, akan berpengaruh pada peradangan, sirkulasi darah, dan kadar hormon.

 

Kaisar Pamanah

WhatsApp chat